Langsung ke konten utama

HP mana bisa jadi calon pengganti Nexus One?

Beberapa bulan lalu saya akhirnya menjual iPhone 3GS saya. Mengapa? Karena sayang juga barang berharga begitu tinggal tergeletak berdebu di rumah. Memang setelah saya meng-upgrade Nexus One saya ke ROM CyanogenMod, iPhone tsb. selalu ditinggal di rumah. Alasanya banyak deh, bisa dibaca di artikel saya sebelumnya berjudul: "iPhone 3GS? Bahkan lebih baik dari itu". Klik untuk membacanya.

Jadi sekarang saya menenteng Nexus One ke mana-mana. Kendati saya masih puas memakainya, pertanyaan yang mulai muncul adalah: HP manakah yang akan menjadi pengganti Nexus One kalau suatu hari saya harus mengistirahatkannya?

Beberapa kali saya mampir ke toko Apple terbesar di dunia di Apple Store Covent Garden, London. Di sana pengunjung bisa mencoba-coba produk Apple (iPhone, iPad, iPod serta produk lainnya). Saya pikir-pikir apakah iPhone 4 bisa menjadi calon?

Namun setelah saya banding-bandingkan dengan Nexus One, saya berkesimpulan bahwa iPhone 4 tidak akan menjadi pengganti Nexus One saya. Nexus One saya jauh lebih mulus daripada iPhone 4. Setelah bermain-main dengan smartphone kebanggaan Apple itu saya bosan juga, terutama dengan tampilannya, yang sama saja dengan iPad dan iPod. Tetapi terutama berbagai hal yang saya sebut dalam artikel di atas membuat hati saya kecut.

Jadi? HP mana bisa menjadi calon?

Beberapa kali saya ke salah satu toko Carphonewarehouse terdekat dan bermain-main dengan Samsung Galaxy S2. Saya pikir inilah calon pengganti Nexus One saya, kendati masih harus menunggu lebih lama. Saat ini Nexus One begitu mulus sehingga saya belum mau memensiunkannya. Sorry Sammy!

Entri Populer

Kunci kesuksesan Caritas Sibolga

Lima tahun lalu, yakni pada tgl 26 Juli 2005 Caritas Keuskupan Sibolga meresmikan kantor darurat di Mudik, Gunungsitoli, dihadiri oleh berbagai perwakilan Caritas manca negara. Dengan hanya delapan karyawan dan lima relawan dari Universitas Atmajaya, Yogyakarta, pada awalnya Caritas Sibolga menggelar program yang jauh melampaui kemampuannya.

Pengalaman memakai Nexus One: Calendar, Contacts, Email

Kurang lebih setengah tahun saya memakai tiga smartphone terkemuka saat ini: Apple iPhone 3GS (iOS4), HTC Nexus One (Android), dan Nokia E72 (Symbian). Sayang Nokia E72 begitu ketinggalan jaman dibanding kedua smartphone lainnya dalam hal teknologi, sehingga saya selalu meninggalkannya di rumah, tersimpan rapi di dalam laci. Sedangkan Nexus One dan iPhone tetap menemaniku menjelajah berbagai dunia, baik dunia nyata maupun dunia maya. Bahkan seandainya Nexus One memiliki layar 7 inci dan resolusi 1024x768, maka hampir pasti juga laptop Asus UL20A saya akan menjadi korban, jarang disentuh.

Ubuntu Tip: Menjadikan Ubuntu Classic default

Dalam versi terbaru (11.10),  Ubuntu secara konsisten memakai Unity sebagai lingkungan desktop yang tampil di layar komputer. Dan yang membuat banyak pengguna Ubuntu geram, Ubuntu tidak menyediakan alternatif seperti pada versi sebelumnya. Selain itu kemungkinan untuk menyesuaikan setting Unity sangat terbatas, misalnya tak ada cara memperlangsing launcher bar, yang selalu tampil di pinggir layar sebelah kiri.


Mendengar Radio FM di Nexus One!

Kemungkinan besar Anda tidak tahu bahwa Anda bisa mendengar radio melalui Nexus One Anda. Saya tidak tahu entah Google telah tahu sejak awal dan telah mempersiapkannya. Tetapi HTC Nexus One, yang dikenal juga sebagai Google Phone, rupanya memiliki chip, yang memungkinkan untuk mengaktifkan radio FM. Tentu saja dalam sistem operasi standar yang dikeluarkan Google, kemampuan tsb. tidak aktif dan juga tak ditemukan aplikasi radio FM di antara berbagai aplikasi yang ada.

Kebenaran dan kejujuran tidak selalu mengenakkan

Tadi malam Br. Germanus Halawa tiba dari Gunung Sitoli. Kehadirannya otomatis mengingatkanku pada perpisahan yang unik tgl 1 April yang lalu. Maka waktu makan tadi malam mulailah kami menceritakan kembali kisah itu, yang aneh tapi nyata. P. Barnabas Winkler, satu-satunya senior di antara kami, mendengarkan kisah itu sambil senyum-senyum. Begitulah dia menghayati kebijaksanaannya.